Guncangan Suku Bunga Kebijakan Melalui Jalur Harga Saham dan Nilai Tukar

Muhammad Ruhul Affansyah Arif Wijaya, Firmansyah Firmansyah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas antara jalur transmisi harga saham dan nilai tukar dalam mentransmisikan guncangan kebijakan moneter terhadap masing-masing sasaran makroekonomi (inflasi dan output) di Indonesia. Metode yang digunakan adalah vector error correction model (VECM), dibangun dengan membentuk dua model untuk masing-masing jalur, dan menggunakan data triwulanan dari 2008Q1 hingga 2023Q4. Hasil empiris menunjukkan adanya perbedaan peran antara kedua jalur tersebut. Pertama, jalur nilai tukar terbukti lebih efektif dalam mengendalikan inflasi, sedangkan jalur harga saham justru menunjukkan kenaikan harga sementara (price puzzle) pada awal periode. Kedua, sebaliknya, jalur harga saham lebih efektif dalam memengaruhi pertumbuhan output, sedangkan jalur nilai tukar mengalami hambatan berupa peningkatan output sementara (output puzzle) pada awal transmisi. Oleh karena itu, terdapat trade-off kebijakan di mana stabilitas harga lebih bergantung pada pergerakan nilai tukar, sedangkan pengendalian output lebih dipengaruhi oleh kondisi pasar saham.

Keywords

Mekanisme Transmisi Kebijakan Moneter; Harga Saham; Nilai Tukar; Inflasi; PDB; VECM

References

Alzuabi, R., Brown, S., Kontonikas, A., dan Montagnoli, A. (2025). Household Portfolios and Monetary Policy. International Journal of Finance and Economics, 30(4), 4358–4377. https://doi.org/10.1002/ijfe.3125

Anwar, S., dan Nguyen, L. P. (2018). Channels of monetary policy transmission in Vietnam. Journal of Policy Modeling, 40(4), 709–729. https://doi.org/10.1016/j.jpolmod.2018.02.004

Astuti, R. D., dan Hastuti, S. R. B. (2020). Transmisi Kebijakan Moneter di Indonesia. Jurnal Ekonomi-Qu, 10(1), 1. https://doi.org/10.35448/jequ.v10i1.8576

Balqish, R. P., Tanjung, A. A., dan Lubis, I. (2022). Analisis Transmisi Kebijakan Moneter Melalui Jalur Harga Aset dan Ekspektasi Inflasi di Indonesia. Matriks Jurnal Sosial dan Sains, 4(1), 1–20. https://doi.org/10.59784/matriks.v4i1.127

Basri, M. C. (2017). India and Indonesia: Lessons Learned from the 2013 Taper Tantrum. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 53(2), 137–160. https://doi.org/10.1080/00074918.2017.1392922

Bernanke, B. S., dan Gertler, M. (1995). Inside the Black Box: The Credit Channel of Monetary Policy Transmission. Journal of Economic Perspective, 9(1), 27–48. https://doi.org/10.1257/jep.9.4.27

Can, U., Bocuoglu, M. E., dan Can, Z. G. (2020). How does the monetary transmission mechanism work? Evidence from Turkey. Borsa Istanbul Review, 20(4), 375–382. https://doi.org/10.1016/j.bir.2020.05.004

Enders, W. (2015). Applied econometric time series (Fourth edition). Wiley.

Er-Rahmany, M., dan Ben Elhaj, F. (2023). Évaluation des impulsions de la politique monétaire sur l’activité économique réelle : Cas du Maroc. Revue Française d’Economie et de Gestion, 4(5), 402–426. revuefreg.fr/index.php/home/article/view/1133

Gujarati, D. N., dan Porter, D. C. (2009). Basic econometrics (5. ed). McGraw-Hill Irwin.

Gutierrez, C. E. C., Souza, R. C., dan Guillén, O. T. D. C. (2009).

Selection of Optimal Lag Length in Cointegrated VAR Models with Weak Form of Common Cyclical Features. Brazilian Review of Econometrics, 29(1), 59–78. https://doi.org/10.12660/bre.v29n12009.2696

Husman, J. A. (2007). Dampak Fluktuasi Nilai Tukar terhadap Output dan Harga: Perbandingan Dua Rezim Nilai Tukar. Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan, 10(1), 3–22. https://doi.org/10.21098/bemp.v10i1.217

Juhro, S. M., dan Rummel, O. (2022). Monetary Policy Framework. In Central Bank Policy Mix: Issues, Challenges, and Policy Responses (pp. 29–49). Springer Nature Singapore. https://doi.org/10.1007/978-981-16-6827-2_3

DB Error: MySQL server has gone away

DB Error: MySQL server has gone away