Determinasi Emisi Karbon di 10 Negara Asia Pasifik

Alvithra Ainal Ikram, Shanty Oktavilia

Abstract

Menurunnya kualitas lingkungan disebut dengan degradasi lingkungan. Degradasi lingkungan tidak dapat lepas dari adanya pengaruh aktivitas ekonomi. Salah satu penyebab dari adanya degradasi lingkungan adalah meningkatnya emisi karbon yang ditimbulkan oleh pembangunan ekonomi, polusi berupa asap kendaraan, asap rokok, pembakaran hutan, dan sebagainya. Peningkatan emisi karbon hampir terjadi di setiap tahun pada sepuluh negara Asia Pasifik yang diteliti. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis determinasi emisi karbon di 10 negara Asia Pasifik pada tahun 2007-2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif dan regresi dengan metode data panel. Variabel yang digunakan adalah PDB, jumlah penduduk, ekspor, dan emisi karbon. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari World Bank, BP Statistic, dan BPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDB memiliki pengaruh positif terhadap emisi karbon, jumlah penduduk memiliki pengaruh positif terhadap emisi karbon, dan ekspor memiliki pengaruh positif terhadap emisi karbon di sepuluh negara Asia Pasifik.

 

Keywords

Emisi Karbon, Pertumbuhan Ekonomi, Jumlah Penduduk, Ekspor, Data Panel

References

Candra. (2018). Analysis Of The Effect Of Economic Growth And Foreign Investment on Carbon Dioxide Emissions In Eight Aseancountries For The Period 2004-2013. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya, 2646-2661.

Hariani. (2022). Determinants Of Carbon Emissions In 10 Asean Countries. Economics Development Analysis Journal, 313-320.

Oktavilia, S. (2016). The Relationships Of Environmental Degradation And Trade Openness In Indonesia. International Journal Of Economics And Financial Issues, 2015-219.

Putriani. (2018). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Penggunaan Energi Dan Ekspor Terhadap Kualitas Lingkungan Di Indonesia. Jurnal Ecosains, 99-110.

Widyawati. (2021). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Populasi Penduduk Kota, Keterbukaan Perdagangan Internasional Terhadap Emisi Karbon Dioksida (Co2) Di Negara Asean. Jamburaagribusiness Journal, 37-47.